DENPASAR – Baru saja memasuki pekan pertama Januari 2019, jadwal tanggal merah kalender sepanjang tahun sudah ramai beredar di grup-grup whatsapp. Situs perjalanan wisata dengan cepat mengkampanyekan hari libur nasional dan mengajak masyarakat memilih jadwal liburan. Maka agen tiket perjalanan wisata, hingga usaha akomodasi pun ikut berbenah menyambut wisatawan dengan berbagai promosinya.

Beberapa tahun silam sebelum media sosial berkembang, jadwal tanggal merah hanya tetap tercantum di kalender. Konsumenlah yang berinisiatif mencari informasinya menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Peredaran informasi tentang itu tidaklah marak berantai seperti saat ini, dimana informasinya masuk di ponsel (smart phone) konsumen meski belum tentu diinginkan oleh pemiliknya.

Cepatnya peredaran informasi tentang jadwal libur ini di media sosial, hanyalah bagian kecil dari beragam manfaat perkembangan teknologi informasi dan imbasnya terhadap industri pariwisata. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 melansir Indeks Pembangunan Teknologi Informasi Komunikasi (IP-TIK) Indonesia tahun 2017 sebesar 4.99, naik dibandingkan IP-TIK tahun 2016 sebesar 4.34. IP-TIK yang disusun BPS adalah standard yang menggambarkan tingkat pembangunan TIK sebuah wilayah, kesenjangan digital, dan pengembangan TIK.

Menurut laporan tersebut, semakin tinggi IP-TIK, menunjukkan potensi dan kemajuan pembangunan TIK di suatu wilayah semakin optimum, dan sebaliknya. Pada 2017, IP-TIK tertinggi tingkat provinsi berada di wilayah DKI Jakarta, yakni 7.61 dan terendah berada di wilayah Papua 2.95. Dari 34 provinsi di Indonesia, sembilan daerah dengan IP-TIK tertinggi setelah DKI Jakarta antara lain, DI Yogyakarta (6.09), Kalimantan Timur (5.92), Bali (5.81), Kepulauan Riau (5.79), Kalimantan Utara (5.50), Banten (5.22), Sulawesi Utara (5.13), dan Jawa Barat (5.12).

Kenaikan IP-TIK ini juga sejalan dengan penetrasi internet di Indonesia. Pada 2016, penetrasi internet masih pada posisi 25.37%, naik menjadi 32.34% pada 2017. Kenaikan persentase ini dapat dikaitkan dengan perkembangan penggunaan internet dalam beragam aktivitas ekonomi (digital economic), termasuk industri pariwisata. Hal ini bisa dilihat dengan munculnya berbagai situs perjalanan wisata penyedia tiket pelbagai maskapai, penyedia akomodasi hotel dan non hotel, layanan antarmakanan dan minuman, merchandise hingga produk kerajinan lainnya.

Perkembangan TIK juga diikuti gencarnya pemasaran berbagai destinasi wisata, dengan tawaran beragam produk dan jasa bagi turis domestik dan mancanegara. Oleh karena itu, tak heran bila investasi di sektor ini juga terus tumbuh. Tahun 2017, total investasi di sektor pariwisata mencapai US$ 1.788 dengan, Penanaman Modal Asing (PMA) senilai US$ 1.326 dan PMDN US$ 461,49 (BKPM 2017). Total investasi ini naik dibandingkan tahun 2016, senilai US$ 1.352,88, dengan PMA US$ 1.192,92 dan PMDN 159,96.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada November 2018 naik 8.16% menjadi 1.15 juta kunjungan dari 1,06 juta wisman pada November 2017. Secara akumulasi, kunjungan wisman pada January-Desember 2018 mencapai 14.39 juta, naik 11.63% dari periode serupa tahun 2017 sebanyak 12,89 juta kunjungan. Sedangkan realisasi perjalanan wisatawan domestik mencapai 277 juta perjalanan, naik dari target 265 juta perjalanan.

Kenaikan jumlah wisman ini tentu saja menambah optimistis. Tahun 2016, realisasi penerimaan devisa dari sektor pariwisata baru mencapai Rp 176.23 trillion, naik menjadi Rp 205.04 trillion pada tahun 2017. Sejalan dengan upaya pemerintah menggenjot IP-TIK, maka bukan mustahil penerimaan devisa pada 2019 senilai Rp 240 trilliun (renstra Kemenpar 2015-2019) akan melampaui target. Sebab pada 2018, pemerintah optimistis capaian devisa menembus Rp 280 trillion.

5 Thoughts to “Perkembangan TIK Dorong Capaian Devisa Sektor Pariwisata”

  1. Hi! I could have sworn I’ve visited your blog before but after looking at a few of the
    articles I realized it’s new to me. Anyhow, I’m definitely happy I came across it and I’ll be bookmarking it
    and checking back regularly!

  2. When someone writes an post he/she retains the
    idea of a user in his/her mind that how a user can be aware of it.
    Therefore that’s why this piece of writing is amazing.
    Thanks!

  3. I must thank you for the efforts you have put
    in writing this website. I’m hoping to see the same high-grade blog posts from you later on as
    well. In fact, your creative writing abilities has motivated
    me to get my very own site now 😉

  4. Now I am ready to do my breakfast, when having my breakfast
    coming yet again to read other news.

  5. I read this article fully regarding the difference of newest and preceding technologies,
    it’s awesome article.

Leave a Comment